Sedikit Cerita tentang Cerita

Saya punya banyak draft cerita khususnya cerita pendek. Dari banyak draft itu hanya sedikit yang bisa selesai seperti Trip to Heaven in Mexico, Ini Bukan Tentang Cinta, Tak Selamanya dan yang terakhir dan sempat di post di blog ini The Legend of Gita Jatuh Cinta. Sedangkan kemarin nulis satu lagi cerpen dengan judul Jambu Biji, belum kelar dan baru dapat 6 halaman udah males duluan. Sekarang masih terbengkelai dan terancam tidak mencapai finish.

Namun kali ini hati ini tergugah pada satu draft lawas yang mungkin dapat ide ini tahun 2009-an. Judulnya Loveline in Guzara (Garis Cinta di Guzara).

Loveline in Guzara terinspirasi dari konflik Gaza yang tidak pernah ada kunjung selesainya. Loveline in Guzara berkisah tentang gadis relawan Palang Merah Internasional yang mengurus korban akibat perang. Suatu ketika suatu Kubu yang perang itu menyergap salah satu pimpinan Kubu yang lainnya dan berhasil menahan pimpinannya. Selama menjadi tahanan pada pimpinan Kubu itu dirawat oleh gadis relawan tadi, karena luka yang cukup serius akibat serangan sergapan. Selama dirawat itu terjadilah komunikasi yang luar biasa antara gadis relawan dengan pimpinan itu, perdebatan akan perang, kemenangan dan kematian di sana sini. Bukan hanya itu saja, konsep cinta yang dibawa gadis relawan itu benar – benar memberi kebahagian dan kedamaian yang tak pernah ia rasakan. Pimpinan Kubu yang menjadi tahanan itu perlahan mulai menyukai gadis relawan itu. Disitulah Garis Cinta ditemukan, Garis Cinta di Guzara.

Itulah sinopsis dari cerpen yang belum jadi. Lalu apa yang ingin saya sampaikan ? Saya ingin mengurai sebuah teori bahwa Cinta bisa tumbuh, mekar dan berbunga dimana saja, dalam tanah yang tandus, gersang, berbatuan dan disirami gerimis artileri dan hujan peluru serta guntur peluru kendali.

Saya akan mulai menggarap cerpen Loveline in Guzara dalam waktu dekat ini, bisa hari ini, besok dan waktu yang lain. Tapi jika akan menulis, saya usahakan untuk menulis cerpen itu ketimbang nulis yang lain.

Lalu apa gunanya menulis cerpen yang sinopsisnya sudah dibikin gamblang termasuk pesan tersiratnya ?

Iya, memang judulnya masih sama Loveline in Guzara atau Garis Cinta di Guzara. Namun saya akan mengambil cerita yang lain. Dalam cerpen ini Guzara bukanlah nama suatu tempat, namun hanya sebuah ide khayalan dalam sebuah cerita cinta. Intinya saya hanya mengambil judulnya saja. Isinya tidak berkisah tentang perang dan korbannya. Mudah-mudahan sesuai rencana dan cepet kelarnya. Amin.

Iklan

One Direction, You and I Music Video

Sudah dengar lagunya One Direction alias 1D yang berjudul “You and I” ? Atau malahan sudah liat musik videonya ?

Saya sendiri sudah liat berkali – kali dan saya terkesan dengan videonya. Secara baru kali ini melihat teknik video (spesial efek) yang seperti itu, terlihat sederhana tapi untuk membuatnya jelas rumit dan penuh perhitungan.

Namun setelah saya telusuri behind the scene dari pembuatan video itu, alih – alih saya menemukan dari resminya saya malah nemu sekalian video dengan teknik yang sama.

Setelah saya lihat memang tekniknya sama, mulai dari menabrak duplikat orangnya hingga disediakan bok kayu buat melompat untuk menabrak duplikatnya.

Saya tidak ingin berkomentar banyak, silakan panjenengan menilai sendiri kedua video itu.

Disney Frozen

Disny Frozen Logo

Kali ini saya pengen cerita film animasi “Frozen” keluaran dari Disney. Frozen adalah film musikal animasi dimana lagu adalah hal penting dari film ini, ya walau terkadang seperti film India yang kebanyakan nari sama nyanyi. Meski saya kurang suka hal yang seperti itu, toh saya juga tetep kelar nontonya karena ini adalah film animasi, sebuah daftar film yang harus ditonton.

Frozen bercerita tentang Kota Arandelle dimana rajanya mempunyai dua orang putri yaitu Elsa yang mempunyai kemampuan magis untuk menciptakan dan memanipulasi es dan salju sedangkan Anna adalah adiknya yang sangat mengagumi kemampuan magis kakaknya.

Cerita mulai menarik ketika secara tidak sengaja kekuatan Elsa mengenai kepala Anna hingga terjatuh dan pingsan, walau tidak mematikan tapi tetap kekuatan Elsa berbahaya karena jika hatinya yang terkena maka Anna tidak tertolong lagi, membeku. Sebagai antisipasi maka Troll yang dipercaya menyembuhkan Anna menghapus semua memori Anna tentang kekuatan Elsa dan semua kenangan yang berhubungan dengan kekuatan Elsa.

Disney Frozen

Itulah awal dari film Frozen keluaran Disney. Saya tidak bahas secara lengkap, tapi saya akan mengomentari kekurangan dari film ini, tentunya ini adalah opini pribadi.

  • Melihat dari judulnya “Frozen”, film ini harusnya fokus pada Elsa dan kekuatannya, tapi pada kenyataannya film ini malah fokus pada Anna yang menginginkan kakaknya kembali ke istana. Jika memang film ini mau difokuskan pada Anna dan Elsa, maka film ini adalah gagal karena penggambaran Elsa dan Anna sangat tidak imbang dan kurang detail. Dua tokoh ini tidak memiliki karakter yang kuat untuk menunjukan pribadinya masing – masing. Sayang sekali.
  • Kekuatan tunggal. Dalam film ini kekuatan Elsa adalah kekuatan tunggal, dimana selain Elsa tidak ada yang memiliki kekuatan magis yang sejenis. Meskipun mampu membuat tangga dan istana dari es tetap saja Elsa tidak menguasai kekuatannya. Justru kekuatan Elsa adalah sumber masalah dalam cerita ini. Yang saya sayangkan, jika kekuatan Elsa sumber masalah mengapa pada akhir cerita bukan kekuatan Elsa yang menyelesaikan masalah. Kekuatan Elsa berguna setelah semua masalah selesai, itupun sebagai penutup film.
  • Olaf, sebuah bonek buatan Elsa menjadi hidup, begitu juga dengan Golem Salju (Marshmallow) waktu di Istana Es, tidak ada penjelasan bagaimana mereka bisa hidup dan mempunyai kekuatan serta kemampuan berpikir dan berbahasa. Sebuah penciptaan yang luar biasa untuk orang yang tidak bisa mengendalikan kekuatannya. Gagal.

FROZEN

  • Hal yang dapat menyelematkan Anna dari kebekuan dari kekuatan Elsa adalah cinta sejati. Namun tidak ada bukti – bukti cinta sejati Elsa kepada Anna. Minimal Elsa memberikan alasan kepada Anna atas tindakannya. Harusnya ada dialog penyesalan Elsa kepada Anna, yang kalau saya yang bikin bakalan seperti ini,”Akhirnya apa yang ku takutkan selama ini menjadi kenyataan. Tiga tahun berlalu ketika aku melukaimu aku takut aku bakal melakukan hal yang lebih. Tapi mengapa kau tidak juga mengerti ? Bahwa aku hanya membahayakankmu ? Sekarang semuanya sudah terlambat….”

Itu sepintas mengenai Film Frozen keluaran Disney, tanpa bermaksud mengurangi nilai dari Frozen itu sendiri dan semua itu adalah opini pribadi. Sudah nonton filmnya ? Gimana kesannya ?