Musuhku

Seperti Mahatma Gandhi, bencilah dosa tapi asihi dan sayangi pendosa. Seperti yang ku tiru, bencilah rokok tapi asihi dan sayangi perokok. Seperti adiku, perokok berat yang tak kunjung tobat, menghirup kepulan asap berat setiap hari. Gambar yang eksis dimana-dimana dengan peringatan bahaya di dalamnya tak kunjung meredakannya. Aku tahu, musuhku bukanlah adiku, tapi rokok itu sendiri. Aku tak benci adiku, tapi aku benci rokok itu.

Iklan

20 Mei Itu

Setahun dari sekarang kamu berharap bahwa kamu memulainya pada hari ini.

20 Mei yang lalu, 20 Mei di tahun 2013 sempat tergagas sebuah ide yang sampai sekarang masih menjadi ide. Sebuah ide yang ditarjetkan akan selesai dalam kurun waktu 6 bulan ternyata sudah hampir 12 bulan masih menjadi ide.

Hanya ingat saja, 20 Mei besok sudah satu tahun berlalu tanpa realisasi.

Turn Into Blogger

Menyulap seseorang menjadi blogger itu susah, lebih mudah menyulap menjadi microblogger (socmed). Padahal sama-sama posting, sama-sama punya network, malahan lebih gamblang dan leluasa di blog, kenapa mereka lebih milih microblog ?

Kalau saya ngajarin seseorang yang pengen melek sama facebook atau twitter, begitu mereka bisa langsung deh update status tiap menit, ngupload segala macem tiap hari. Tapi kalo ngajarin mainan blog kaya blogger atau wordpress, begitu selesai ngajarin besoknya udah pada lupa username sama paswordnya. *hadeuuuhh.

Saya sendiri lebih asyik menikmati nuansa blog daripada microblog, bukan dari masalah tampilan atau fitur sebenarnya. Tapi lebih kepada para usernya. Rata-rata user microblog adalah alay, orang-orang yang mengartiskan diri sendiri, saya kurang suka pada hal yang semacam itu. Mereka dengan blak-blakan update status tentang hal-hal yang bersifat privasi, seperti masalah keluarga, pacar atau segalanya. Kenapa hal seperti itu harus di umbar di situ ? Apakah menyelesaikan masalah ? Lebih banyak tidaknya, malah kadang aib yang harus tertutupi menjadi tersebar. Menjadi umpan publik. Sayang sekali.

Sebagai seorang blogger tentunya saya mengajak temen atau orang sekitar buat ikutan jejak yang saya pilih. Ngeblog !

Saya sudah lupa siapa saja yang saya sasarkan untuk ngeblog. Tapi sejauh ini, saya tidak menetaskan satu pun blogger yang aktif dan update dengan postingannya. Barangkali mereka sudah lupa kalau mereka punya blog yang pernah saya buatkan atau barangkali mereka sudah melupakan saya ? Saya tidak tahu.
Selamat hari Ju’mat Kisanak, bagaimana rasanya menularkan hobi panjenengan pada orang lain ?