Mata Yang Sama

Sebelum menyentuh topik, saya pengen memperkenalkan diri saya terakhir ini lewat sebuah foto saya waktu mencoba lighting di sebuah studio foto.

Kadang saya menilai bahwa saya sangat mengerikan. Hal pertama adalah, saya mempunyai masalah dengan tatanan rambut. Tapi bukan rambut yang saya bicarakan. Tapi dua buah benda yang terletak dibawahnya. Mata.

Dulu salah seorang teman bilang,”Matamu kog kelihatan cape sekali. Habis lembur kerjaan apa?”

Saya hanya senyum saja, lha wong nyatanya saya nggak lembur. Itu kisah pertama.

Yang kedua, rekan saya juga bilang,”Kamu ngantuk banget apa ? Selamem tidur jam berapa ?”

Dari sini saya sudah mulai aneh. Tapi saya cek, mata saya waras, seperti biasanya. Kenapa mereka komplen ?

Tak seling berapa lama saya pun jumpa salah seorang teman dekat saya di Kebon dalem, Purwokerto. Dan hasilnya juga sama, “Kamu lagi banyak kerjaan apa ? Matanya kog lesu sekali ?”

Baru setelah itu saya mulai meragukan mata saya ? Apa benar saya nggak bisa menilai mata saya sendiri, walau lewat cermin ? Apakah saya sudah mulai kehilangan penghlihatan saya ?

Dan kemarin waktu nemenin teman ke Gombong disampluk lagi dengan pertanyaan yang sama,”Ngantuk pa Friend ? Kog matamu sayu sekali ?”

Jiaaaaaah……

#Coba liat, mana yang menunjukan mata ngantuk ?
#Apa teman saya menjebak saya dengan melemparkan pertanyaan yang sejenis ?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s